Ratusan Warga di Bumiayu Rela Antri, Hanya Untuk Membeli 2 Kg Minyak Goreng Curah

Ratusan warga di Bumiayu rela antri hanya untuk bisa membeli minyak goreng. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Ratusan
warga rela mengantre panjang hanya untuk membeli minyak goreng curah di jalan raya Pangeran Diponegoro Bumiayu Kabupaten Brebes, Senin (4/4) pagi hingga siang.

Mereka rela antre demi mendapatkan dua kilogram minyak goreng curah.
Sayangnya, warga tidak bisa membeli minyak goreng curah sesuai harga eceran tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah yakni Rp14.000 per liter sampai ke tangan konsumen. Warga harus membeli minyak goreng curah seharga Rp16.000 per kilogram.

Sejumlah ibu rumah tangga mengaku sudah tak mampu lagi membeli minyak goreng kemasan yang harganya mahal mencapai Rp26.000 per liter.

“Saya terpaksa antre hingga dua jam demi mendapatkan minyak goreng curah dua kilogram,” tutur Fatonah.

Pedagang minyak goreng curah mengatakan pembeli berdatangan dari sejumlah kecamatan di wilayah selatan Brebes, seperti Kecamatan Bantarkawung, Salem dan Tonjong.

“Para pembeli datang sebelum toko buka, karena keterbatasan pasokan. Kami terpaksa membatasi pembelian hanya dua kilogram per orang,” kata Haji Mamat.

Pedagang mendapatkan pasokan dari distributor sebanyak 15 drum per minggu atau sekitar 2.700 kilogram.
Namun mereka hanya menjual tiga hingga lima drum sehari untuk menjaga pasokan hingga satu minggu mendatang.***

Spread the love

BACA JUGA :  HKTI  Minta Pemkab Brebes Serius Tangani Anjloknya Harga Bawang Merah

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.