Razia Anak Punk, Pasangan Siri Asal Jakarta Ikut Terjaring

Pasangan suami istri (pasangan siri) asal Jakarta Timur terjaring Razia. Satpol PP Brebes /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Razia anak punk yang dilakukan petugas Satpol PP, Brebes, pada Senin (03/01) disejumlah titik wilayah perkotaan Brebes, berhasil menjaring belasan anak punk yang tidak hanya dari Brebes, namun juga anak punk dari luar daerah seperti Jakarta.

Salah satu yang terjaring razia, pasangan suami istri Hengky dan Lala asal Jakarta Selatan. Dimana keduanya diamankan saat tengah mangkal diwilayah kota Brebes.

Hengky dan Lala mengaku sebagai pasangan siri hasil pernikahannya 6 bulan lalu, mengungkapkan jika dirinya berada di Brebes hanya untuk singgah sementara karena kehabisan ongkos untuk makan dan operasional lainnya, setelah melakukan perjalanan dari Surabaya bersama 3 rekan lainnya.

“Kami ini pasangan siri, dimana barusan dari Surabaya dengan menaiki usai menghadiri pernikahan teman disana. Kami ke Brebes hanya singgah sementara waktu,” ujar pasangan siri ini.

Kami hanya mengamen di jalan bersama 3 teman lainnya hanya untuk mencari makan dan bisa pulang ke Jakarta.

“Namun, sayangnya belum sempat pulang ke Jakarta keburu diciduk petugas Satpol PP, ” ungkap pasangan siri Henky dan Lala.

Baca juga: Satpol PP Brebes Ciduk Belasan Anak Punk, Ini Video Penangkapannya

Sementara razia anak punk diberbagai titik, dipimpin langsung Kepala Seksi (Kasi) Penegak Perda Satpol PP Brebes, Prastida Kurniawan sengaja menyasar anak-anak punk yang biasa mangkal seperti di perempatan lampu merah.

“Kami menyasar anak punk karena selama in banyak laporan masyarakat khususnya pengguna jalan yang resah dan cemas banyaknya anak punk yang mengamen saat berada di jalan seperti lampu merah. Warga merasa terganggu dan resah, khusunya pengguna jalan di lampu merah.,” Kata KasiPenegak Perda Satpol PP Brebes.

Petugas Satpol PP Brebes malakukan razia banak punk diwilayah perkotaan Brebes /Arah Pantura

Petugas Satpol PP Brebes malakukan razia banak punk diwilayah perkotaan Brebes /Arah Pantura

Satpol PP tidak akan segan-segan merazia anak punk yang sudah dianggap membuat resah di masyarakat.

” Kami akan terus bertindak dengan cara merazia jika keberadaan mereka sudah dinilai meresahkan.” Jelas Kasi Penegak Perda Satpol PP Brebes.

Saat ini mereka yang terjaring kita data dan beri pembinaan, termasuk berkordinasi dengan dinas terkait seperti Dinas Sosial setempat.

“Bahkan. Sejumlah anak punk yang sering kali terciduk, pihaknya akan memanggil orang tuanya untuk bisa membinanya dengan baik.” Pungkas Kasi Penegak Perda Satpol PP Brebes Prastida Kurniawan.***

Baca juga: Puluhan Tahun Menunggu, Masyarakat Desa Pengaradan – Tanjung Nikmati Jembatan Baru

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *