Redbox Barbershop Cirebon Buka Suara karena Dikaitkan dengan Kasus Vina

ARAH PANTURA, Cirebon – Polda Jawa Barat sebelumnya telah merilis 3 daftar pencarian orang (DPO) terkait kasus Vina dan Eki yang dibunuh geng motor pada tahun 2016. Mencuatnya kasus itu tak lepas setelah kontroversi film layar lebar berjudul Vina: Sebelum 7 Hari.

Setelahnya, banyak netizen beramai-ramai mencari informasi tentang para pelaku yang masih belum tertangkap. Bahkan banyak yang mengaitkan dengan beberapa pihak. Salah satunya kepada Redbox Barbershop.

Di media sosial, menyebutkan salah satu DPO dalam kasus itu adalah karyawan Redbox Barbershop yang bernama Prima Rayyo Sona. Bahkan, ada juga yang beranggapan Prima Rayyo Sona dan anak mantan Bupati Cirebon adalah pemilik Redbox Barbershop.

Karena ramai menjadi perbincangan di media sosial, Redbox Barbershop akhirnya buka suara. Melalui kuasa hukumnya, Redbox Barbershop membantah tuduhan itu semua.

“Pemilik Redbox yang sebenarnya adalah Gunawan Suwandi. Jadi tidak benar apabila ada opini-opini yang berkembang sekarang terkait kepemilika Redbox Barbershop,” ujar Sharmila, kuasa hukum Redbox Barbershop, Minggu (19/5/2024).

Namun, kata Sharmila, pihak management Redbox Barbershop mengakui bahwa terdapat nama Prima Rayyo Sona yang bekerja di salah satu cabang Redbox Barbershop. Sampai saat ini, Prima juga masih bekerja.

“Kami sangat mendukung pihak Kepolisian dalam menangani kasus ini. kami juga mempersilakan pihak Kepolisian bila membutuhkan keterangan dari Prima Rayyo Sona untuk dimintai keterangan,” katanya.

Prima Rayyo Sona, kata Sharmila, sudah bekerja di Redbox Barbershop sejak tahun 2021 sebagai barberman. Bahkan, untuk proses rekrutmen sudah sesuai dengan standar yang diterapkan oleh management Redbox Barbershop.

BACA JUGA :  XTC Cirebon Tidak Mengenal Pegi dan 8 Terpidana Kasus Pembunuhan Vina dan Eky

“Tentunya saat melamar, Prima Rayyo Sona sudah melampirkan CV, daftar riwayat hidup, beserta dokumen lainnya seperti KTP, ijazah, akte, itu sudah dilamlirkan,” bebernya.

“Setelah Kita cek dan kita cocokan dengan berita yang beredar sekarang, kalau Prima Rayyo Sona itu anak dari mantan Bupati Cirebon, itu tidak benar. Karena dilihat dari dokumen milik Prima berbeda dengan apa yang beredar di media sosial,” sambungnya.

Pemilik Redbox juga, tambah Sharmila, sudah pernah bekunjung ke rumah Prima saat mengalami musibah dan bertemu dengan orang tuanya.

Dengan ramainya pemberitaan dan opini-opini yang mengaitkan Redbox Barbershop dengan kasus Vina, sangat merugikan pemilik dan brand Redbox Barbershop. Untuk itu, Sharmila meminta kepada netizen untuk bijak dalam menanggapi kasus tersebut.

“Kejadian ini sangat mempengaruhi citra baik dari nama Redbox. Jadi, kami mohon netizen lebih bijak menggunakan media sosial. Biarlah pihak kepolisian bekerja mengungkap kasus ini,” tegasnya.

Jika ke depan pihak kepolisian mendapatkan bukti-bukto hukum yang mengarah kepada Prima Rayyo Sona, ia mempersilakan pihak Kepolisian untuk memprosesnya. (HSY)

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *