Refleksi 3 Tahun Kepemimpinan Azis-Eti, Ini Program Pembangunan Kedepan

ARAHPANTURA, CIREBON – Sudah berjalan 3 tahun kepemimpinan Walikota dan Wakil Walikota Cirebon, H. Nashrudin Azis, SH – Hj. Eti Herawati (Azis Eti). Disampaikan refleksi kepemimpinan Azis Eti dalam rencana kerja di tahun 2022 mendatang.

Dalam jumpa persnya di Gedung Setda Balaikota Cirebon, Senin (13/12/2021), Sekretaris Daerah, Agus Mulyadi mengungkapkan, di Tahun 2022 banyak prioritas pembangunan yang perlu dilanjutkan, karena banyak yang tertunda di 2020 dan 2021.

“Kita harapkan penataan drainase dan trotoar dan peningkatan kualitas jalan di koridor Siliwangi, Kartini, bis kita selesaikan. Kartini sampai selesai,
Siliwangi sampai jembatan ke arah Karanggetas,” kata Agus.

Pengembangan kota pusaka untuk wisata kota lama akan kembali dilanjutkan. Pemerintah kota juga berusaha melakukan percepatan. Sesuai arahan walikota dalam rapat dengan OPD, agar semua pembangunan dapat dilaksanakan di awal tahun.

“Saat ini, pokja sudah mendampingi perangkat daerah, untuk merencanakan pembangunan di 2022,” kata sekda.

Baca Juga: 4 Pasangan Mesum dan Miras Terjaring Razia Pekat Kota Cirebon

Langkah percepatan, kata dia, juga termasuk pendampingan intens. Supaya begitu APBD berjalan sudah bisa dilaksanakan.

“Kita harapkan dari awal proses itu disiapkan, jadi tidak makan waktu lama,” tuturnya.

Hal itu, merupakan bagian dari strategi percepatan. Tanpa itu, biasanya pekerjaan baru mulai berjalan setelah 5 bulan.

Diungkapkan dia, Pemerintah Kota Cirebon juga memiliki BTT Rp82 miliar, diharapkan agar dana ini tidak terpakai. Sehingga bisa dilakukan kembali percepatan dipencapaian visi misi baik dikegiatan fisik maupun nonfisik.

Wakil Walikota, Hj. Eti Herawati menyampaikan program kedepan untuk Kota Cirebon./ist

Sementara itu, Wakil Walikota, Hj. Eti Herawati juga berharap, target-target yang tertunda di 2020-2021, di tahun 2022 bisa diselesaikan dan dilanjut di tahun 2023.

“Di 2022 mungkin belum secara signifikan, tetapi di tahun 2023 mudah-mudahan sudah terlihat,” katanya.

Eti juga menyoroti kemungkinan adanya kekosongan kursi jabatan walikota dan wakil walikota pada 2024.

Mengingat masa jabatannya berakhir pada 12 Desember 2023. Kemungkinan besar, walikota Cirebon selanjutnya baru akan dilantik dan bekerja di tahun 2025.

“Akan ada kekosongan. Kekosongan ini, harus yang dipikirkan. Kepentingan masyarakat dan visi misi, juga prioritas tetap berjalan. Pembangunan harus tetap juga berjalan,” tandasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *