Resepsi Pernikahan Unik, Memanfaatkan Nuansa Alam Di Tepi Sungai Cikalong

ARAHPANTURA – Semua orang menginginkan moment terbaik dalam pesta pernikahannya yang sekali seumur hidup. Mulai dari pemilihan MUA, WO, katering, entertaint, hingga venue resepsi. Semuanya dipersiapkan sedemikian rupa untuk mendapatkan moment terindah yang akan dikenang sepanjang masa.

Namun seperti apa, apabila moment itu terbentur dengan segala aturan pembatasan di masa pandemi saat ini. Banyak masyarakat yang menggelar resepsi secara sederhana, mengingat kondisi level PPKM di masing-masing daerah yang berbeda.

Seperti yang dilakukan pasangan mempelai Bobby dan Esther, pada 16 Oktober 2021. Resepsi pernikahan mereka digelar di Kawasan Tabalong Kelurahan Larangan Kota Cirebon. Kondisi Pandemi Level 2 PPKM di Kota Cirebon, tidak menghalangi niat keduanya untuk mengarungi bahtera rumah tangga.

Kepala Sinau Tabalong, Nico Broer, yang diwakili oleh salah satu pengurusnya, Yoga Oscar mengatakan, pemilihan venue resepsi berdasarkan pertimbangan dari kedua mempelai, yang menginginkan suasana alam. Kebetulan, mempelai pria sering berkunjung ke Tabalong sebelumnya.

“Ini merupakan resepsi pernikahan kedua yang digelar di Sinau Tabalong. Yang pertama berkonsep tradisional, dan yang kedua kemarin konsepnya modern alam atau garden party,” ujar Yoga.

Baca Juga: Sosialisasi Tarif Parkir Baru Kurang Maksimal, Pengendara Bingung Ditagih Rp. 4000,-

Resepsi ini terbilang unik, karena pelaminan berada di bibir sungai Cikalong. Venue pun disulap seperti layaknya berada di sebuah gedung mewah. Protokol kesehatan tetap dijalankan, dengan membatasi undangan. Dari 250 orang dibagi menjadi lima sesi, dengan masing-masing 50 orang per sesi. Sehingga, undangan tidak berdesak-desakan. Di pintu masuk pun, disediakan pendeteksi suhu menggunakan wajah.
“Kami mewajibkan undangan untuk mematuhi protokol kesehatan. Meskipun berada di alam terbuka, semuanya tetap harus menggunakan masker,” tambahnya.

Keutamaan dari pelaksanaan resepsi pernikahan di Tabalong ini adalah, mempelai, keluarga, dan undangan diajak untuk bisa menjaga dan menghargai lingkungan. Salah satunya, dengan menyediakan confetti yang isinya diganti bunga hidup, wajib menjaga bibit-bibit tanaman agar tidak rusak terinjak, dan yang lebih penting yakni menjaga sungai.

“Ada syarat yang harus dilaksanakan untuk bisa menggelar resepsi di Tabalong, yakni menjaga dan menghargai lingkungan. Pihaknya berterimakasih kepada Bobby dan Ester yang telah memilih Tabalong untuk acara resepsi kemari. Semoga keduanya menjadi pasangan yang berbahagia dan sejahtera,” ucapnya.

Sinau Tabalong membuka selebar-lebarnya bagi masyarakat yang ingin menggelar acara dan kegiatan dengan konsep alam.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *