Rusaknya Jembatan Wadas Gumantung, Karena Faktor Ini

ARAHPANTURA, BREBES – Rusaknya Jembatan di Dukuh Wadas Gumantung Desa Kutamendala Kecamatan Tonjong Kabupaten Brebes, sejak tahun 2007 hingga akhirnya pondasi yang ada pun ikut tergerus diterjang oleh derasnya air sungai. Menyebabkan warga di pedukuhan Wadas Gumantung tersebut, sudah bertahun tahun terisolir karena tak memiliki jembatan untuk melintas.

Menurut salah satu Anggota DPRD Brebes, Mustolah, mengatakan jika rusaknya jembatan di Dukuh Wadas Gumantung disebabkan oleh beberapa faktor. Selain oleh derasnya arus sungai dikala banjir, juga dikarenakan oleh ulah nakal manusia yang merusak alam.

“Memang benar rusaknya jembatan disitu, karena berbagai faktor yang mempengaruhi, selain alam juga disebabkan adanya penambangan liar, baik pasir maupun batu disekitar aliran sungai di Desa Kutamendala, ” ujar anggota DPRD Brebes, Mustolah.

Mustolah, pria asal Kecamatan Tonjong itu pun mengakui jika sudah lebih dari 6 tahun, warga di pedukuhan Wadas Gumantung harus melalui sungai jika ingin menuju Tonjong dan sekitarnya, karena memang tidak adanya jembatan sebagai akses jalan.

Anggota fraksi PKB DPRD Brebes, Mustolah juga mengingatkan jika selama masih adanya penambang liar dilokasi tersebut, tanggul sungai akan terus mengalami longsor yang mempengaruhi kontruksi jembatan.

‘pemicu longsornya jembatan dikarenakan tergerusnya tanggul lantaran penambangan yang terjadi untuk mengambil batu dan pasir oleh warga,” tegas Anggota DPRD Brebes tersebut.

Kami juga menghimbau kepada para penambang untuk tidak melakukan penambangan disekitar jembatan dan dimohon kesadaran bersama.

‘ Harapan kami ada kesadaran bersama, bolehlah memanfaatkan,.tapi jangan didekat jembatan, karena akan merusak aset aset infrastruktur yang ada,” pinta Anggota Komisi II DPRD Brebes itu.

Anggota DPRD Brebes itu juga menerangkan jika Pemkab Brebes berencana akan melakukan pembuatan jembatan baru melalui Dukuh Satir, dimana perencanaannya sudah dilakukan sejak tahun kemarin, yang kemungkinan juga akan melewati lahan milik perhutani.

‘semoga secepatnya pembangunan jembatan bisa segera terealisasi dengan harapan sama sama bisa menjaga aset aset kepentingan umum,’ pungkasnya.**

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *