Satgas Saber Pungli Tidak Temukan Pungli Sektor Kesehatan di Kota Cirebon

ARAHPANTURA – Satuan Tugas Sapu Bersih Pungutan Liar (Satgas Saber Pungli) sepanjang tahun 2021 berhasil mengungkap seribuan kasus yang didominasi sektor pelayanan publik.

Satgas Saber Pungli terus menyasar pelaku praktik pungli, baik yang dilakukan oknum pelayanan publik maupun masyarakat umum.

Sekretaris Saber Pungli RI Irjen Pol Agung Makbul mengatakan sejak pertama kali dibentuk pada 2016, Saber Pungli berhasil mengungkap ribuan kasus. Ia menyasar oknum masyarakat, atau oknum pelayan publik yang masih melakukan praktik pungli.

“Memang nominalnya kecil, ada yang Rp 20 ribu hingga Rp 100 ribu. Beda dengan korupsi yang nilainya miliaran,” kata Agung seusai menghadiri sosialisasi Perpres Nomor 87/2016 di Kota Cirebon, Senin (27/9).

Agung mengatakan dalam situasi pandemi Covid-19 bidang kesehatan saat ini menjadi rentan terjadi praktik pungli.

BACA JUGA: Tokoh dan Akademisi Kembali Gaungkan Pembentukan Provinsi Cirebon

“Selama pandemi yang paling rentan pungli dan perlu diantisipasi adalah di sektor-sektor kesehatan. Kesehatan merupakan salah satu sasaran kita, supaya tidak terjadi pungli,” kata Agung

Bahkan menurut Agung, di Kota Cirebon belum ditemukan adanya pungli di sektor kesahatan. Agung juga mengatakan masyarakat bisa melaporkan kasus pungli terkait perizinan, pembuatan sertifikat dan pembuatan dokumen lainnya.

“Masyarakat boleh memberikan masukan kepada kami, dan kami ada poskonya. Posko Saber Pungli di Cirebon ada di Jalan Kapten Samadikun,” kata Agung menambahkan.

Menurut Agung, dari sisi penindakan paling banyak dari sektor pelayanan publik. Sehingga, pihaknya bekerjasama dengan pemerintah daerah untuk memberantas Pungli.

Dikutip dari laman saberpungli.id, laporan operasi tangkap tangan (OTT) pada periode Agustus 2021 mencapai 947 kasus. Total tersangkanya mencapai 1.142 orang. Dan, jumlah barang bukti sebanyak Rp 67.764.500.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *