Sempat Rusuh, Aksi Mahasiswa Demo Tuntut Kebijakan Pemerintah Pusat

ARAHPANTURA, Cirebon,- Ratusan Mahasiswa Cirebon menggelar aksi demo untuk mengkritisi pemerintah pusat di halaman gedung DPRD Kota Cirebon, Kamis (7/4). Sebelumnya, mahasiswa juga menggelar aksi di perempatan Gunung Sari.

Aksi mahasiswa sempat diwarnai aksi saling dorong hingga lempar botol air mineral bekas dengan aparat. Awalnya massa mahasiswa berorasi di depan gedung DPRD sambil membakar sejumlah ban bekas.

Mereka datang sambil membentangkan sejumlah spanduk bernada protes dalam menuntut segera diakhirinya penderitaan rakyat.

Dalam tuntutannya, para mahasiswa menyampaikan beberapa isu nasional. Diantaranya terkait Ibu Kota Negara (IKN), isu perpanjang jabatan presiden 3 periode dan pengunduran pemilihan presiden.

“Kami menolak pembangunan IKN dan perpsnjangan presiden 3 periode. Begitupun penundaan pilpres 2024 itu tidak boleh terjadi.njika dipaksakan, pemerintah menghianati bangsa,” ujar Muh Hanif ketua BEM UGJ disela aksi.

Demo mahasiswa di halaman gedung DPRD berlangsung alot hampir 2 jam. Upaya Kapolres Cirebon Kota, AKBP M Fahri Siregar mendampingi anggota DPRD belum berhasil menenangkan mereka.

Massa mahasiswa tetap bersikukuh untuk bertemu langsung ketua DPRD Hj Affiati yang saat itu tak nampak batang hidungnya.

Begitupun kedatangan Wakil Ketua DPRD, M Handarujati tak mampu meredam keinginan para mahasiswa.

Padahal dirinya saat itu berulangkali meyakinkan jika pimpinan DPRD Kota Cirebon bersifat kolektif koligial. Namun mahasiswa keukeuh pada pendiriannya untuk bisa diterima Affiati.

Puncaknya hampir terjadi lagi keributan persis di depan teras utama kantor DPRD. Penyebanya saat itu mahasiswa hendak memaksa masuk gedung DPRD.

Namun kali ini petugas tak terpancing dan berhasil menenangkan mahasiwa. Mereka pun kemudian membubarkan diri.***

Spread the love

BACA JUGA :  4 Pasangan Mesum dan Miras Terjaring Razia Pekat Kota Cirebon

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.