Sopir Bus dan Truk Kecewa Akibat Kesulitan Beli Solar Subsidi di SPBU

Pembatasan pembelian solar subsidi dikeluhkan sopir truk dan bus AKAP. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, TEGAL – Sulitnya membeli bahan bakar minyak (BBM) jenis solar subsidi kini dirasakan sopir bus antar kota antar provinsi (AKAP) dan sopir truk yang melintas di jalur pantura Kota Tegal. Dimana sejumlah SPBU kini membatasi pembelian solar sehingga mereka terpaksa berpindah-pindah SPBU demi memenuhi kebutuhan solar kendaraannya.

Suwitno (50) sopir truk yang tengah melakukan perjalanan dari Salatiga menuju Tanggerang ini mengaku sudah beberapa pekan terakhir kesulitan untuk membeli solar di SPBU seperti biasanya. Termasuk saat perjalanan dari Kota Salatiga hingga Kota Tegal.

“SPBU membatasi pembelian solar subsidi, bukan hanya itu kita juga harus antre dengan kendaraan lainnya,” ujarnya Selasa (05/4) sore.

Ia juga menjelaskan perjalanan dari Kota Salatiga menuju Tanggerang biasanya dibutuhkan sampai 230 liter solar. Sehingga dirinya harus berkali-kali mampir ke SPBU untuk mengisi solar.

“Kalau dibatasi seperti ini, perjalanan menjadi terganggu karena harus berpindah-pindah SPBU, sudah gitu saat masuk SPBU harus rela antri. Karena SPBU membatasi pembelian solar hanya sampai Rp. 100 ribu,’ ungkapnya.

Kekecewaan yang sama dirasakan Joni (47) sopir bus AKAP jurusan Bumiayu – Bandung, yang menjelaskan pembatasan pembelian solar bagi bus dibatasi Rp. 200 ribu.

“Biasanya perjalanan hanya sekali mengisi solar di SPBU, namun karena dibatasi sekarang harus 4 kali mengisi di SPBU selama perjalanan,” ungkapnya.

Pengemudi bus dan truk berharap kebutuhan solar subsidi untuk angkutan visa lancar dan tidak dibatasi. Apalagi dalam waktu dekat akan menghadapi arus mudik lebaran.***

Spread the love

BACA JUGA :  Lagi, Edarkan Obat Farmasi Tak Berizin Diciduk Polisi

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.