Tangani Korban Laka Lantas Pada Arus Mudik, RSUD Brebes Siapkan Petugas Medis 24 Jam

RSUD Brebes siapakan petugas medis selama arus mudik Lebaran 2022. /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Wilayah Kabupaten Brebes sebagai salah satu pintu masuk kendaraan pemudik dari Jakarta, Jawa Barat, serta Banten memiliki sejumlah jalur mudik dari mulai jalan tol, jalur tengah dan jalur pantura, merupakan jalur lelah bagi pemuda yang melintas sehingga rawan terjadinya kecelakaan.

Untuk meminimalisir adanya korban jiwa pemudik yang menjadi korban kecelakaan, Dinas Kesehatan Kabupaten Brebes bersama dengan rumah sakit dan puskesmas telah menyiapkan segala sarana prasarana, dari mulai kendaraan ambulance hingga petugas medis selama 24 jam.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Brebes, dr. Ineke Tri Sulistyowati mengatakan pihaknya telah mempersiapkan 6 posko kesehatan yang tergabung dengan posko mudik lebaran. Termasuk menyiapkan 6 posko kesehatan di obyek wisata sehingga ada 12 posko kesehatan.

“Untuk posko kesehatan dilakukan mulai tanggal 28 April sampai 9 mei 2022. Sementara untuk di Obyek Wisata disiapkan mulai tanggal 2 mei sampai 8 mei,” ujar Kadinkes Brebes. Kamis (28/4) siang.

Untuk posko kesehatan semua rumah sakit dan puskesmas di Kabupaten Brebes dilibatkan di 12 posko secara bergiliran.

“Sementara untuk posko terpadu petugas medis yang disiapkan 3 shift, dan bekerja selama 24 jam,” jelasnya.

Sementara Direktur RSUD Brebes, dr. Rasipin melalui Wadir Keuangan dr. Sri Niti menjelaskan persiapan tim medis RSUD Brebes sebenarnya sudah disiapkan dari mulai H-7 hingga H+7 lebaran.

“Artinya dari petugas dan sarana prasarana sudah disiapkan secara matang. Sehingga bisa Melakukan pelayanan secara cepat dan maksimal dalam penanganan pasien,” ungkap Sri Niti.

BACA JUGA :  Eks Kawedanan Bumiayu Disulap Jadi Bangunan Pendopo, Begini Harapannya

Khusus layanan IGD yang biasanya ditempatkan dua orang dokter kali ini ditempatkan 4 orang dokter yang terdiri daei doktee umum biasa, dokter umum di konek, dokter umum konsultan, dan dokter yang menangani pasien emergency atau darurat.

“Diharapkan saat melakukan pasien khususnya korban kecelakaan bisa dilakukan dengan cepat,” jelasnya.

Terpisah Wadir Pelayanan RSUD Brebes dr. Aries Suparmiati menambahkan bahwa RSUD Brebes sebenarnya dalam penanganan korban Kecelakaaan di arus mudik Lebaran sudah terbiasa menyiapkam tim secara rutin. Namun dua tahun kemarin di fokuskan pada penanganan Covid-19. Seiring Larangan adanya mudk lebaran oleh pemerintah.

“Diperkirakan arus mudik tahun ini akan mengalami peningkatkan setelah dua tahun tanpa adanya mudik. Pihak RSUD Brebes telah berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan Brebes untuk melakukan persiapan- persiapan arus mudik dan balik Lebaran 2022 ini,” kata Aries Suparmiati.

Pelayanan RSUD Brebes, menurut beliau sudah disiapkan jadwal piket dokter, paramedis, petugas ambulance, serta penunjang lainnya untuk siap melakukan penanganan secara medis arus mudik selama 24 jam.

“Termasuk melibatkan pejabat struktural yang akan mengawasi dan memonitor yang dilapangan kemudian piket dokter, piket perawat, untuk ambulance kita telah mempersiapkan 7 unit mobil ambulance,” bebernya.

Tidak hanya di rumah sakit, di posko pengamanan lebaran pihak RSUD Brebes telah menempat petugas medis baik dokter, perawat hingga mobil ambulance.

“Do’akan saja semoga arus mudik dan balik lebaran bisa lancar, Namun bila terjadi sesuatu yang tidak diinginkan petugas akan langsung bergerak sehingga bisa meminimalisir korban jiwa,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.