Terlibat Bentrokan di Lahan PG Jatitujuh, Polres Indramayu Tangkap 26 Petani FKamis

ARAHPANTURA – Sebanyak 26 warga petani penggarap lahan tebu Fkamis berhasil ditangkap petugas Polres Indramayu, Senin (4/10).

Mereka yang ditangkap terkait insiden bentrokan di lahan tebu PG Jatitujuh petak 112 Desa Kerticala Kecamatan Tukdana Kabupaten Indramayu.

Kapolres Indramayu AKBP M.Lukman Syarif membenarkan penangkapan ke-26 orang karena insiden bentrokan yang menewaskan 2 orang itu.

“Kita proses dan masih kita mintai keterangan. Dua puluh enam anggota FKamis yang diamankan ini, kita jemput hari ini,” kata Kapolres AKBP M Lukman Syarif saat dikonfirmasi, Senin (4/10).

BACA JUGA: Bentrok Antar Kelompok Petani Tebu PG Jatitujuh di Indramayu, 2 Warga Meninggal Dibacok

Dari 26 orang yang ditangkap salah satunya merupakan ketua FKamis berinisial Tar yang diduga menjadi provokator aksi bentrokan.

Penangkapan terhadap anggota FKamis ini beberapa jam pasca insiden berdarah di lahan tebu PG Jatitujuh.

Sebelumnya, bentrokan antara petani tebu kemitraan Jatitujuh Majalengka, dengan petani tebu F-Kamis Kabupaten Indramayu, Jawa Barat terjadi, Senin (4/10) siang.

Setelah sebelumnya massa Fkamis Indramayu melakukan pengrusakan kendaraan operasional petani tebu kemitraan Jatitujuh serta melakukan pembakaran lahan kebun tebu, pada Senin minggu lalu.

Dalam Bentrokan Senin siang menelan korban jiwa 2 petani tebu kemitraan Jatitujuh.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *