TPA Kalijurang Tutup Sementara Karena Sampah Menumpuk, Pemkab Brebes Dinilai Tebang Pilih

Anggota DPRD Brebes, Mustolah, menyoroti persoalan sampah di TPA Kalijurang /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES – Sepekan terakhir, Tempat Pembuangan Akhir (TPA) sampah Kalijurang, Kecamatan Tonjong, Kabupaten Brebes terjadi overload.

Akibat tak lagi mampu menampung sampah, TPA Kalijurang terpaksa melakukan penutupan sementara, dikarenakan sampah sudah terlihat menggunung sampai di pintu masuk TPA.

Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Bumiayu, Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Pemkab Brebes, Sudrajat, Kamis (03/2) malam, mengatakan, penutupan sementara dikarenakan adanya beberapa faktor.

“faktornya yakni akses jalan yang licin dan diperparah dengan rusaknya alat berat yang kami miliki,” ujarnya.

Menurutnya, alat berat sebagai salah satu peralatan yang vital sekali guna mempermudah petugas dalam pembongkaran sampah.

“Dengan rusaknya alat berat, menyebabkan akumulasi sampah yang datang tidak bisa ditangani secara manual,sehingga terjadi penumpukan sampah hingga di jalan masuk menuju TPA,” ungkapnya.

Bahkan, pembongkaran yang seharusnya didalam TPA, terpaksa sampah dibuang sampai mencapai portal. Akibatnya akses jalan masuk menuju TPA dikuasai oleh timbunan sampah dengan ketinggian sekitar 2 meter.

“Untuk mengatasinya, saya terpaksa menyewa alat berat dari luar. Dimana alat tersebut baru bisa datang pada hari senin yang lalu,” kata Kepala UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Bumiayu, Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Pemkab Brebes.S

Baca juga: Bikin KK Berlarut-larut, Disdukcapil Brebes Harusnya Belajar Dari Daerah Lain

Sudrajat, menjelaskan bahwa saat ini petugas TPA tidak bisa bekerja maksimal, apalagi jika sampah dari 5 Kecamatan di wilayah Brebes selatan masuk secara terus menerus ke TPA.

“Kami saat ini, tengah membenahi persoalan sampah di TPA dan jalur akses jalan. kami terpaksa mengambil langkah menghentikan sementara pengiriman sampah yang masuk ke TPA,” terangnya.

BACA JUGA :  Kisah Pemudik Yang Tersesat di Brebes, Hindari Kemacetan Cari Jalur Tikus

UPTD Pengelolaan Sampah Wilayah Bumiayu, Dinas Lingkungan Hidup dan Pengelolaan Sampah (DLHPS) Pemkab Brebes, Jumat ini juga berencana melakukan pembongkaran di jalur jalan sehingga bongkar sampah bisa berjalan lancar.

“Kita tetap berupaya melakukan pembenahan dengan lembur sampai malam hari, namun malam ini (semalam) terkendala hujan sehingga pekerjaan berhenti.Kami juga belum bisa memastikan nantinya hari Sabtu (05/2) besok bisa selesai apa tidak,” jelasnya.

Sementara Anggota DPRD Brebes, Mustolah, Jumat (04/02) pagi mengungkapkan kekecewaannya kepada Pemkab Brebes yang seolah mengambil sikap diam.

“Rusaknya alat berat sebagai tulang punggung penggerak TPA, harusnya Pemkab Brebes cepat tanggap dari awal, inilah yang membuat kami warga di Tonjong kecewa karena sampah berserakan dipinggir jalan,” Tutur Anggota F-PKB DPRD Brebes ini.

Di desa-desa saat tidak diambil oleh petugas kebersihan dengan alasan TPA Kalijurang tidak beroperasi untuk menerima sampah-sampah yang diangkut menuju TPA Kalijurang.

“Pemkab Brebes harus cepat tanggap. Akan tetapi bila membiarkan, Pemkab Brebes berarti masih tebang pilih dalam penataan pembangunan,” bebernya.

Pemkab Brebes jangan berfikir dibangunnya Pendopo Bumiayu menjadi keadilan pembangunan yang merata antara pembangunan di Brebes Selatan dan Utara.

“Kita berharap Pemkab Brebes bisa bersikap adil dalam pembangunan, termasuk memperhatikan TPA Kalijurang daei limbah dari pengelolaan san sarana prasarana,” pungkasnya.***

Baca juga: Ribuan Nelayan Blokir Jalan Pantura Dan Sempat Bersitegang Dengan Polisi, Gegara Tuntut Ini

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.