Tradisi Maulid di Keraton Kasepuhan Tetap Digelar, Pasar Muludan Libur Lagi

ARAHPANTURA, Cirebon – Akibat pandemi covid-19 dan renovasi Alun-alun Kasepuhan, pasar muludan yang biasa digelar oleh Keraton Kasepuhan, tahun ini dipastikan tidak ada.

Biasanya, para pedagang sejak satu bulan sebelumnya sudah memadati area alun-alun Kasepuhan. Keramaian pasar tahunan yang omsetnya mencapai miliaran rupiah itu harus libur panjang.

Kabag Adat dan Tradisi Keraton Kasepuhan, Elang Hariyanto mengatakan, adat dan tradisi maulid di Keraton Kasepuhan tetap dilaksanakan, meski dibatasi dalam suasana pandemi. Padahal sebelumnya, kegiatan maulid di Keraton Kasepuhan setiap tahun selalu mengundang masyarakat dari berbagai daerah.

“Karena kondisi seperti ini, arak-arakan pun ditiadakan. Seminimal mungkin tidak mengundang masyarakat, sehingga pelaksanaanya pun hanya di dalam keraton saja,” ujarnya.

Baca Juga: Tahun Ini Pasar Muludan Diperbolehkan, Alun-alun Masih Direvitalisasi

Adat dan Tradisi yang masih akan dilakukan diantaranya, pencucian piring panjang yang rencananya akan dilaksanakan pada tanggal 13 Oktober 2021. Sementara acara puncaknya akan dilaksanakan pada tanggal 19 Oktober 2021 mendatang. Itu pun pihaknya belum mengetahui terkait jumlah undangan yang akan hadir nanti.

“Kita lihat saja nanti kondisinya seperti apa. Saya tidak mengetahui pasti terkait undangan yang akan hadir,” tambahnya.

Ia berharap, pandemi bisa segera berakhir, sehingga segala aktifitas masyarakat bisa normal kembali.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *