Ungkap Kasus Narkoba di Tegal Meningkat, Begini Penjelasan Kasat Narkoba Polres Tegal

(Dok.) Jajaran Kepolisian Resort (Polres) Tegal, saat ekspos tersangka narkoba . / Ist

ARAH PANTURA, TEGAL – Ada 29 kasus narkotika dan obat-obatan (Narkoba) yang berhasil diungkap jajaran Satuan Narkoba (Satnarkoba) Polres Tegal di tahun 2021.

Kapolres Tegal AKBP Arie Prasetya melalui Kasat Narkoba Polres Tegal, Iptu Triyatno, Jumat (24/12) pagi, mengatakan jika selama tahun 2021 ini jajarannya berhasil mengungkap 29 kasus narkoba di wilayah hukum Polres Tegal.

“Alhamdulillah dari target 21 kasus, kami berhasil mengungkap sampai 29 kasus yang berhasil dibongkar jajaran kami. Termasuk jajarannya yang berhasil menangkap 39 tersangka,” ungkap Kasat Narkoba Polres Tegal.

Dari 29 kasus narkoba yang ditangani pihak penyidik Satnarkoba Polres Tegal di tahun 2021 tidak hanya melebihi target. Namun Kasus yang diungkap oleh juga lebih tinggi di bandingkan kasus yang sama di tahun 2020 lalu.

Iptu Triyatno, yang baru memimpin jajarannya di Satuan Narkoba Polres Tegal di awal tahun 2021 ini, menambahkan jika di tahun kemarin target ungkap kasus narkoba sama dengan tahun ini yaitu 21 kasus.

Baca juga: Satnarkoba Polres Brebes Berhasil Ungkap 42 Kasus Selama Tahun 2021

“Target sama antara tahun ini dan tahun 2020 yang lalu yakni 21 ungkap kasus. Akan tetapi di tahun kemarin tidak memenuhi target yakni hanya berhasil mengungkap 18 kasus, sementara tahun ini sampai menjelang akhir tahun, Alhamdulillah berhasil ungkap sampai 29 kasus. Keberhasilan ini berkat kerjasama sama yang baik di jajarannya,” jelas Kasat Narkoba Polres Tegal.

Kasat Narkoba Polres Tegal, Iptu Triyatno, menerangkan ungkap kasus terbanyak berada di wilayah Kecamatan Kramat, dimana dari rata-rata barang bukti yang disita adalah jenis ganja, sabu serta obat-obatan psikotropika.

“Dari semua kasus terbanyak berada di sekitar Kecamatan Kramat. Mungkin karena disitu berada di Pantura sehingga sebagai jalur perlintasan peredaran narkoba,” imbuh Kasat Narkoba Polres Tegal.

Dari pengungkapan kasus, sebagian besar tersangka usia produktif yakni dari mulai 20 tahun hingga 30 tahun.

“Mayoritas tersangka mereka usia produktif dari 20 sampai 30 tahun. Selain barang haram yang dipasok dari luar kota seperti Jakarta, ada juga yang memesan via handphone,” terang Kasat Narkoba Polres Tegal

Untuk melakukan pemberantasan narkotika dan obat-obatan di wilayah hukum Polres Tegal, ancam Kasat Narkoba Polres Tegal berucap akan tegas menegakkan hukum bagi siapapun yang menyalahgunakan barang haram tersebut.

“Untuk itu, kami sebagai penegak hukum berharap kepada masyarakat untuk bisa selektif dalam bergaul dan sadar akan bahannya penggunaan narkoba,” pungkas Kasat Narkoba AKP Polres Tegal, Iptu Triyatno.***

Baca juga: Larang Perayaan Malam Tahun Baru, Polisi Tidak Akan Keluarkan Izin Keramaian

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *