Unik, Warga Desa Pakijangan Gelar Pemilihan Juru Kunci Makam

Pemilihan langsung juru kunci makam /Arah Pantura

ARAH PANTURA, BREBES– Pesta Demokrasi tidak hanya saat Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) maupun Pemilihan Legislatif (Pileg) semata. Namun, Warga di Desa Pakijangan Kecamatan Bukakamba Kabupaten Brebes, mempunyai cara unik dalam memilih juru kunci makam desanya.

Dimana warga Desa Pakijangan, melalui perwakilannya, ketua Rukun Tetangga (RT) dan ketua Rukun Warga (RW) mengikuti pemilihan suara yang digelar di Balai Desa setempat, Minggu ( 19/12) Sore kemarin, untuk memilih juru kunci makam Desa Pakijangan yang baru, setelah posisi juru kunci lama, Kasum meninggal dunia beberapa minggu lalu.

Ketua Badan Perwakilan Desa (BPD) Pakijangan, Rustopo, jika pemilihan juru kunci ada 2 peserta calon juru kunci yang maju, yakni Daskam Dan Samsudin. Meski pemilihan langsung tetap dilakukan dengan menerapkan protokol kesehatan yang sudah ditentukan.

“Pemilihan juru kunci sengaja dilakukan secara langsung sehingga perwakilan warga oleh ketua RT maupun Ketua RW bisa menentukan hak suaranya kepada calon juru kunci makam. Prokes tetap kami terapkan, maka panitia, peserta maupun perwakilan warga yang akan memungut suara harus mengenakan masker,” ujar Ketua BPD Pakijangan.

Baca juga: Wawalkot Tegal Sentil Dinkes, Soal Pelayanan Kesehatan Bagi Warga Tidak Mampu

Dari pemilihan langsung diperoleh 28 suara yang masuk , dimana 26 suara diperoleh Samsudin, dan 2 suara untuk lawannya Daskam.

“Pemilihan langsung dalam pemungutan suara Samsudin memperoleh suara mutlak sehingga sesuai kesepakatan, dalam pemilihan ini, maka yang berhak sebagai juru kunci makam baru di Desa Pakijangan,” jelas Ketua BPD Pakijangan, Rustopo.

BACA JUGA :  Pegawai Lapas Kelas IIB Brebes Komitmen Tidak Ada Pungli dan Transaksi Narkoba

Juru makam yang baru terpilih, Samsudin, menyampaikan jika niat mencalonkan karena ketertarikannya menjadi juru kunci makam yang ingin membawa kondisi makam didesanya lebih baik.

“Saya tertarik nyalon jadi juru makam karena tertarik ingin membawa konidis dan lingkungan makam di Desa Pakijangan lebih baik, tegasnya.

Kepala Desa (Kades) Pakijangan Adi Safrudin mengapresiasi pemilihan juru kunci makam secara demokratis, hal ini menunjukkan jika masyarakat di Desa Pakijangan , saling menghargai dan menghormati satu sama lainnya.

Kades Pakijangan, Adi Safrudin, menambahkan jika pemilihan juru kunci makam, digelar untuk menggantikan juru makam sebelumnya yang meninggal dunia karena terkena musibah tersengat tawon vespa.

“Saya apresiasi pemilihan yang demokratis untuk memilih juru kunci makam. Selain sikap demokratis telah diterapkan warga desanya, pemilihan yang dilakukan juga menggantikan juru makam sebelumnya, Pak Kasum yang meninggal dunia,” ungkap Kades Pakijangan.

Harapannya, Kades Pakijangan kepada juru kunci makam yang baru, bisa menata rapih jenazah warga yang akan dimakamkan, termasuk kondisi makam yang harus terlihat selalu bersih.

“Semoga juru kunci makam di desanya, bisa menata rapih jika ada jenazah yang akan dimakamkan karena ini pemakaman umum, termasuk juru kunci harus selalu menjaga kebersihan sehingga warga yang ziarah akan nyaman,” pungkas Kades Pakijangan Adi Safrudin.***

Baca juga: Pengunjung Membludak, Jalur Wisata Guci Macet

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.