Untung Slamet Yang Dulu Tinggal di Gubung Reyot, Menangis Usai Rumahnya Direhab

Untung Slamet menangis haru saat memeluk Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma setelah rumahnya direhab. /Ist

ARAH PANTURA, BREBES – Masih Ingat dengan keluarga Untung Slamet (42) warga RT 05 RW 03 Desa Dukuhturi Kecamatan Ketanggungan Kabupaten Brebes, seorang janda yang tinggal di gubug reyot bersama dua anaknya yakni Nur Oktaviani Sari (18) dan Muhammad Rizki (10) yang nyaris roboh.

Selain selama ini tinggal dirumah berbahan bambu, tempat tinggalnya pun hanya berukuran 5×6 meter persegi, yang merupakan warisan rumah orang tuanya.

Namun, kini keluarga miskin itu sudah menempati rumah yang layak dihuni setelah mendapat bantuan dari Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) dari Kementerian PUPR.

Paramitha saat kunjunganya menyerahkan bantuan rehab rumah BSPS di Kecamatan Ketanggungan, Sabtu (14/5) siang, menyambangi kediaman Untung Slamet untuk melihat langsung kondisi rumah saat ini usai direhab.

Bahkan, Untung Slamet sempat menangis haru saat memeluk Paramitha, karena berkat bantuan yang dilakukan keluarga miskin ini, rumah yang ditempati sudha tidak lagi bocor karena atapnya yang bolobg saat turun hujan.

“Saya mengucapkan banyak terima kasih, karena berkat mba Mitha rumah saya sudah bagus. atap sudah tidak bolong-bolong dan tidak bocor lagi saat hujan. Bahkan, lantai rumah yang dulu tanah sekarang sudah lantai semen,” ungkapnya.***

Sementara, Anggota DPR RI Paramitha Widya Kusuma mengatakan, sebanyak 1.300 unit Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) di Kabupaten Brebes, menerima bantuan rehab, melalui program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) di tahun 2022.

BACA JUGA :  Merakit Bambu Untuk Seberangi Sungai, Bocah Kelas 3 SD di Larangan Tewas Tenggelam

“Termasuk rumah milik Ibu Untung yang saat ini sudah layak untuk ditempati,” ujar Paramitha.

Beliau menjelaskan untuk bantuan BSPS tahun 2022 total senilai Rp 26 miliar, berasal dari aspirasinya selaku anggota DPR RI asal daerah pemilihan (Dapil) Jawa Tengah IX.

Dia menuturkan, di tahun 2020 lalu, ia juga mengucurkan aspirasinya bagi rehab sebanyak 50 RTLH di Brebes. Kemudian, di tahun 2021 juga disalurkan bantuan rehab bagi 200 RTLH.

“Alhamdulillah untuk tahun ini meningkat mencapai 1300 RTLH. Doakan saja semoga bermanfaat dikarenakan Kabupaten Brebes banyak warganya yang masih menempati rumah tidak layak huni,” jelasnya.

Dalam program BSPS tahun ini, sasarannya 1.300 RTLH, yang tersebar pada 28 desa di 9 kecamatan di Kabupaten Brebes. Untuk Kecamatan Larangan, Ketanggungan, Banjarharjo, Tanjung, Losari, Bulakamba, Songgom, Brebes dan Wanasari.

Penyaluran program BSPS itu terbagi dalam tiga tahap hingga akhir tahun nanti.

Untuk penyaluran kali ini masuk dalam tahap pertama dengan sasaran sebanyak 974 RTLH. Sedangkan sisanya, disalurkan pada tahap dua dan tiga.

“Setiap warga penerima manfaat BSPS ini mendapatkan bantuan Rp 20 juta, yang berupa material dan biaya untuk tukang. Nilai bantuan itu memang dinilai kurang, sehingga sesuai nama programnya kami berharap dari para penerima ini tumbuh swadaya,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan.