Wagub Jateng Minta Satu OPD Tangani Satu Desa Miskin Ekstrem Sebagai Desa Binaan

ARAHPANTURA, BREBES – Pemerintah Provinsi Jawa Tengah telah melakukan percepatan penanganan desa miskin di lima kabupaten kemiskinan ekstem di Jateng dengan melakukan intervensi.

Langkah tersebut dilakukan salah satunya dengan meminta setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) melakukan pendampingan terhadap kabupaten miskin.

“Saat ini di Jateng ada lima kabupaten miskin ekstrem, seperti Brebes, Banyumas, Banjarnegara, Pemalang, dan Kebumen,” kata Taj Yasin,

Hal tersebut dikatakan Wakil Gubernur Jawa Tengah, Taj Yasin saat mengunjungi Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan Kabupaten Brebes, Rabu (27/10) siang.

Baca Juga: Serikat Buruh Brebes Tuntut Kenaikan Upah ke Bupati, Mintanya Segini

Seperti Dinas Pemberdayaan dan Masyarakat Desa (Dinpermades) Provinsi Jawa Tengah, misalnya untuk melakukan pendampingan terhadap Desa Rengaspendawa Kecamatan Larangan yang masuk daftar 25 desa intervensi penanganan kemiskinan ekstrem.

“Sebenarnya kami sudah menangani di desa yang berada di 5 Kabupaten yang masuk kategori kemiskinan ekstrem. Seperti halnya disini, yang mengenjot wisata karena di Desa Rengaspendawa merupakan Desa Wisata,” ujarnya.

“Kami meminta kepada Bupati Brebes, agar setiap OPD yang ada, bisa juga menangani satu desa miskin ekstrem sebagai binaannya,” tegas Taj Yasin.

Wagub berharap dengan bekerja sama dengan Bupati dan seluruh Kepala OPD di Brebes bisa melaksanakan dengan baik apa yang dianjurkan Pemprov Jateng tersebut, sehingga penanganan kemiskinan ekstrem bisa diatasi secepatnya.

Sementara itu, Bupati Brebes Idza Priyanti mengatakan, Pemkab Brebes sedang berupaya melakukan percepatan penanganan desa miskin di lima kecamatan miskin ekstem di Kabupaten Brebes.

Pemkab Brebes telah meminta masing-masing OPD melakukan pendampingan terhadap 25 desa miskin yang perlu ditangani.

“Selain dengan upaya masing-masing OPD satu desa dampingan, kami juga melakukan penanganan dengan rogram Padat Karya Tunai Desa (PKTD). Langkah lain juga terus kami lakukan dalam upaya pengentasan kemiskinan ekstrem,” pungkasnya.***

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *