Wisata Pantai Di Kota Tegal Ini, Pengunjung Bisa Bayar Non Tunai

Pembayaran Non Tunai diterapkan di Obyek Wisata Pantai Alam Indonesia (PAI) Kota Tegal /Arah Pantura.

ARAH PANTURA, TEGAL – Obyek Wisata (OW) Pantai Alam Indonesia (PAI) Kota Tegal, saat ini pengunjung tidak perlu repot-repot membayar secara tunai.

Untuk percepatan dan perluasan digitalisasi daerah, maka wisata pantai yang ada di pesisir Kota Tegal ini, mulai menerapkan pembayaran e-ticketing atau pembayaran non tunai dengan Quick Response Indonesian Standar (QRIS).

Wakil Wali Kota Tegal, Jumadi, Minggu (29/12) pagi, mengatakan, pembayaran non tunai dilakukan untuk mendongkrak pendapatan asli daerah (PAD) agar bisa lebih maksimal.

“Cara pembayaran non tunai dengan QRIS sangat efektif, Karena bisa meminimalisir kebocoran sehingga bisa meningkatkan pendapatan asli daerah,” ujar Wakil Wali Kota Tegal.

Obyek Wisata Pantai Alam Indonesia di Kota Tegal yang selalu ramai pada akhir pekan. /Arah Pantura

Obyek Wisata Pantai Alam Indonesia di Kota Tegal yang selalu ramai pada akhir pekan. /Arah Pantura

Bahkan hasil pantauan di lokasi wisata PAI, Wakil Wali Kota Tegal itu menyebut penerapan pembayaran non tunai, masih banyak yang harus dibenahi.

“Memang sudah efektif, akan tetapi ada beberapa cacatan yang perlu dibenahi, diantaranya soal alat QRIS yang perlu diperbanyak dan penambahan petugas,” sambung Wakil Wali kota tegal Jumadi.

Baca juga: Anak Rawan Penyalahgunaan Narkoba, BNN Minta Pergaulannya Perlu Diawasi

Yang lain yakni penerapan pembayaran digital yang digunakan petugas di obyek wisata Pantai Alam Indonesia ini, juga masih semi digital.

“Ya pembayaran disini masih semi digital, sehingga pengunjung masih harus mencetak struk bukti pembayaran. Padahal kalau sudah murni digital dengan QRIS akan mempermudah proses pembayaran dan pengunjung tidak perlu lama mengantri saat akan masuk ke obyek wisata ini,” jelas Wakil Wali Kota Tegal.

Apalagi obyek wisata pantai milik Pemkot Tegal sangat ramai dikunjungi wisatawan disaat akhir pekan seperti sekarang ini yang mencapai ribuan pengunjung dadt Kota Tegal dan sekitarnya.

“Andaikan sudah secara digital murni, saya rasa di saat pengunjung membludak tidak akan ada antrian kendaraan di pintu masuk,”pungkas Wakil Wali kota Tegal, Jumadi.***

Baca juga: Berteduh di Gubuk Sawah, 2 Warga Desa Sutamaja Kersana Tewas Tersambar Petir

Spread the love

Mungkin Anda juga menyukai

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *